Ibu Hamil Kesehatan

8 Kesalahan Membaca Test pack

8 kesalahan membaca test pack – Apakah anda pasangan yang baru menikah? Apakah anda sedang menunggu seorang anggota baru dalam keluarga? Jika benar, kalian berarti sedang menanti kehamilan, bukan? Kehamilan mempunyai banyak tanda – tanda. Mual, pusing, hilang nafsu makan tanpa alasan dan lain – lain. Namun, gejala tersebut tetap harus dipastikan kebenarannya melalui testpack atau ke dokter.

Pemakaian testpack sendiri memanglah mudah. Namun, ada kalanya seseorang yang sedang hamil, akan tetapi testpack menunjukkan hasil negatif. Kemungkinan terbesar adalah adanya kesalahan dalam pemakaian test pack.

baca juga :

5 Tips Untuk Ibu Hamil, Agar Tetap Sehat Selama Masa Kehamilan

10 Buah-Buahan Yang Baik Untuk Ibu Hamil, Dan Berasa Enak

Berikut beberapa kesalahan yang sering terjadi

1. Melakukan pengecekan terlalu cepat

Sebagian orang terlalu cepat melakukan cek testpack karena terlalu menantikan kehamilan.

Pada dasarnya, Positif dan negatif pada testpack berdasarkan pada kandungan HCG pada urin. Tanda positif muncul ketika terdapat kandungan HCG pada urin. Dan semakin tinggi HCG yang dimiliki semakin jelas pula tanda positif dalam tespack.

Memang, sudah banyak aneka testpack dengan tingkat ketelitian yang berbeda. Namun, cobalah cek testpack setelah beberapa hari telat datang bulan. Sebab, diawal kehamilan, HCG belum terlalu banyak. Disamping itu, telat datang bulan bisa jadi bukan karena hamil melainkan kelelahan ataupun stress.

2. Terlalu cepat dalam membaca test pack

Saking mudahnya dalam melakukan cek testpack, sebagian orang mengabaikan petunjuk pemakaian testpack. Beberapa testpack baru bisa dilihat hasilnya setelah 1-2 menit direndam dalam sebagian urin. Itu pun, harus menunggu beberapa detik baru terlihat hasilnya.

Tiap test pack memiliki cara pengecekan berbeda. Penting untuk membaca setiap petunjuk yang ada.

3. Terlalu lama dalam membaca hasil test pack

Jika terlalu cepat membaca hasil testpack, bisa memberikan hasil yang salah. Begitu pula, jika terlalu lama.

Maka dari itu, penting sekali membaca petunjuk pemakaian pada testpack yang anda gunakan.

4. Tidak memeriksakan lebih lanjut mengenai kehamilan

Jika anda sudah telat datang bulan dalam waktu lama, namun hasil testpack tetap negatif, cobalah untuk cek kembali seminggu kemudian atau cek lebih lanjut ke dokter. Bisa saja sebenarnya Anda memang hamil, tetapi test pack menunjukkan hasil yang negatif karena hormon hCG dalam urin Anda belum bisa terbaca oleh alat.

Oleh karena itu, melakukan tes sekali saja tidaklah cukup untuk memastikan hasil tes Anda sudah benar atau belum.

5. Tidak melakukan tes di pagi hari

Pemilihan waktu dalam memakai test pack juga harus Anda perhatikan. Konsentrasi urin Anda ternyata memengaruhi hasil tes, sedangkan konsentrasi urin bisa berbeda-beda dalam sehari. Sebaiknya gunakan test pack pada pagi hari saat Anda buang air kecil pertama kali. Karena urin di pagi hari adalah urin yang memiliki konsentrasi paling pekat dan mengandung hCG lebih tinggi daripada waktu lainnya.

Konsentrasi urin Anda dapat berubah sepanjang hari karena apa yang Anda makan dapat memengaruhi konsentrasi urin. Melakukan tes pada saat urin Anda sedang encer (terlalu cair) dapat membuat hormon hCG, yang sebenarnya terdapat dalam urin, lebih sulit untuk terbaca. Akhirnya, Anda mendapatkan hasil yang bias atau salah.

6. Kehamilan kimia

Sekitar 25% kehamilan berakhir dengan kehamilan kimia atau biasa dikenal sebagai keguguran awal. Hal ini terjadi ketika kehamilan Anda menghilang tidak lama setelah sel telur yang telah dibuahi oleh sperma menempel pada dinding rahim (implantasi). Alat tes kehamilan saat ini semakin sensitif, sehingga Anda dapat mendeteksi kehamilan pada tahap sangat awal. Alat tes kehamilan Anda sempat mendeteksi bahwa Anda hamil, padahal calon bayi Anda sudah meninggal sebelum berkembang.

7. Adanya bahan kimia yang mengganggu

Bahan kimia dari obat-obatan dapat mengganggu hasil tes kehamilan, misalnya saja methadone. Selain itu, jika Anda sedang menjalani perawatan kesuburan dan mengonsumsi obat kesuburan yang mengandung HCG (Human Chorionic Gonadotropin), ini juga dapat mengganggu hasil tes. Hormon  HCG ini memicu Anda melepaskan sel telur. Melakukan tes kehamilan di rumah tidak lama setelah Anda mengonsumsi obat kesuburan yang mengandung HCG dapat membuat alat tes kehamilan menunjukkan hasil positif padahal Anda sedang tidak hamil. Tunggulah 14 hari sampai kadar HCG dalam tubuh Anda benar-benar hilang, barulah Anda bisa melakukan tes kehamilan di rumah.

8. Ada garis uap muncul

Terkadang alat tes kehamilan meninggalkan garis uap pada alat karena urin melewati daerah hasil. Garis uap ini biasanya sangat samar dan berwarna keabuan pada daerah hasil di alat tes kehamilan. Beberapa wanita menganggap hasilnya positif karena terdapat garis uap ini, padahal warna garisnya berbeda dari warna garis seharusnya (sesuai petunjuk).

Lalu, Bagaimana cara yang benar menggunakan test pack di rumah?

Beberapa test pack menawarkan tingkat sensitivitas yang tinggi, bahkan sebagian bisa mendeteksi kadar hCG serendah 15 ml/ u. Berikut hal – hal yang harus diperhatikan saat menggunakan test pack

  1. Baca petunjuk pemakaian sebelum melakukan tes dan pastikan alat test pack Anda belum kedaluwarsa.
  2. Kumpulkan urin dalam wadah kecil dan mencelupkan alat test pack ke dalamnya. Atau, ada juga produk yang digunakan dengan cara memegang test pack di bawah aliran urin (saat Anda buang air kecil).
  3. Sebaiknya gunakan test pack saat Anda buang air kecil pertama kali di pagi hari. Ini akan memberikan hasil yang lebih akurat.
  4. Tunggu hasil tes sampai beberapa menit, sesuai petunjuk pemakaian.
  5. Lakukanlah tes kehamilan lebih dari sekali untuk memastikan kebenaran hasilnya.
  6. Kebanyakan alat test pack baik digunakan sekitar 1-2 minggu setelah menstruasi.