Hidroponik Inspirasi

Cara Menanam Hidroponik Dengan Botol Bekas

Berkebun sekarang menjadi sebuah tren yang diminati saat ini. yang paling diminati saat ini adalah dengan teknik menanam hidroponik. Berkebun dengan teknik hidroponik sudah banyak orang dari berbagai penjuru negri, termasuk Indonesia. Jumlah petani hidroponik setiap tahunnya terus bertambah dan terus bertambah. Karena mereka mengerti adanya potensi besar yang terdapat pada pembudidayaan tanaman dengan memanfaatkan lahan yang sempit ini.

Baca juga :

10+ Ide Tanaman Hidroponik

Hidroponik dapat di pelajari dan dapat dilakukan oleh siapapun, termasuk orang yang awam dalam dunia pertanian. Pasalnya, di dalam menanam hidroponik siatiap orang bisa memilih metode bercocok anam sesuai dengan keinginan mereka. ada banyak pilihan cara/metode/media untuk bercocok tanam hidroponik, selain dengan paralon, bisa juga dengan cara dengan menggunakan botol bekas.

Nah jika anda ingin belajar hidroponik di rumah, maka bisa menoba membuat lahan hidroponik dengan menggukan botol bekas. Berikut saya akan memberikan panduan bagaimana cara menanam hidroponik dengan menggukan botol bekas yang sangat mudah untuk dipraktekkan.

cara menanam hidroponik dengan botol bekas
by avrotor.blogspot.com
  1. PERSIAPAN BAHAN dan ALAT

Alat-alat dan bahan-bahan yang disediakan sebagai berikut:

  1. Botol bekas air mineral yang ukuran 600 ml yang sudah dibersikan
  2. Guting, pisau, atau cutter untuk alat memotong
  3. Sumbu kompor untuk mengalirkan nutrisi, atau bisa juga menggunakan kain flannel.
  4. Media tanam berupa rockwool, yang bisa dibeli di took pertanian setempat.
    Alasan menggunakan rockwool, karena media tananm alternative dalam bercocok tanam hidroponik ini bisa mengikat air, serta udara sehingga memberikan ruang bagi akar untuk tumbuh dan menghisap nutrisi dengan baik.
  5. Bibit tanaman unggul untuk memberi hasil pertanian yang memuaskan
  6. Air bersih
  7. Nurisi AB Mix yang bisa dibeli di toko pertanian setempat.

Setelah semua alat dan bahan untuk berkebun sudah siap selanjutnya anda bisa mengikut tahapan selanjutnya.

  1. MERUBAH BOTOL UNTUK SARANA MENANAM HIDROPONIK

Pada tahap ini, anda akan menjadikan botol sebagai sarana unuk tanaman yang aka dibudidayakan dengan menggunakan cara hidroponik. Berikut langkah-langkahnya:

cara membua hidroponik botol bekas
by bacaterus.com

pertama, potong sepertiga botol bagian atas seperti pada gamabar. 

  1. Selanjutnya lubangi seukuran paku kecil sekitar 5 cm dari bawah seperti pada gambar. Itu berguna untuk mengontrol ketinggian air. Bila air sudah mencapai lubang tersebut akan keluar sendiri tanpa takut akan luber.
  2. Selanjutnya lubangi tutup botol seukuran sumbu kompor yang telah kita sediakan. Usahan yang atas dan bawah sama ukuranya. Yang bawah bisa mencapai dasar botol dan yang atas bisa menjankau ketinggian media tanah yang digunakan.
  3. Senlanjutnya posisikan poongan botol tadi kedalam seperti pada gambar.
  4. Lalu masukan media tanam kedalam botol sesuai pada gambar. Media tanam bisa menggunakan rockwool, spon, sekak bakar atau pecahan bata merah. Gunakan bahan apa saja yang mudah diperoleh. Karena media ini hanya berfungsi sebagai pijakan agar tanaman tidak layu.
  5. Selanjutnya persiapan untu menanan benih. Gunakan tusuk gigi atau lidi membuat lubang.
  6. Senlanjutnya kalo sudah tertanam benih. Simpan media di tempa yang gelap.
  7. Setelah berkecambah, keluarkan media tanam ke tempat yang terkena sinar matahari. Jangan langsung di bawah sinar matahari, tetapi terkena sinar matahari. Kalo langsung dibawah sianar matahari, kecambahnya bisa layu.
  8. Selanjutnya lakukan langkah penyiraman dan pemberian sinar matahari secara rutin setiap hari sampai tanaman sudah berdaun 4 atau biasa disebut daun sejati. Hal tersebut mengindikasikan tanaman sudah bisa diberi nutrisi.

Pada intinya teknik bertanam hidroponik dapat digunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman. Tetapi terdapat beberapa tanaman yang bisa tumbuh lebih baik dengan system seperti ini dibandingkan dengan yang lain. Berikut merupakan tanaman yang cocok pada media hidroponik: selada, bayam, kangkung, sawi, paprika, tomat, melon, terong jepang, cabe.

Baca juga :

10+ Ide Tanaman Hidroponik

  1. KELEBIHAN DAN KEKURANGAN

Di tengah maraknya orang beralih ke teknik tanaman hidroponik, ternyata teknik ini menyimpan beberapa kelebihan dan kekurangan. Berikut kelebihan dan kekurangan teknik hidroponik.

Kelebihan:

  1. Penggunaan lahan lebih hemat, karena teknik ini tidak membutuhkan tanah yang luasnya berhektar-hektar. Apalagi jika Anda menggunakan cara bertanam hidroponik dengan botol bekas, Anda bisa menyusun botol-botol tersebut secara bertingkat.
  2. Penggunaan air lebih efisien, karena Anda tidak perlu menyirami tanaman pagi dan sore hari seperti yang biasa dilakukan pada tanaman yang ditanam dengan media tanah.
  3. Pertumbuhan tanaman lebih cepat
  4. Kualitas tumbuhan yang dihasilkan dari teknik hidroponik lebih baik dan sehat, karena teknik ini tidak menggunakan pestisida atau pupuk kimia lainnya
  5. Minim hama dan penyakit tanaman, karena umumnya hama dan penyakit tanaman berasal dari media tanah yang digunakan untuk bertanam
  6. Tidak tergantung dengan kondisi cuaca, tanaman yang ditanam secara hidroponik hanya perlu terlindung dari air hujan saja

Kekurangan:

  1. Biayanya mahal, jika Anda ingin membeli perangkat dan sistem hidroponik yang lengkap, maka budgetyang perlu Anda keluarkan tidaklah sedikit
  2. Membutuhkan ketelitiandalam menyusun perangkat hidroponik, serta membuat dan menggunakan larutan nutrisi hidroponik
  3. Kesalahan sistem dapat menyebabkan seluruh tanaman mati

 

Nah sekarang apakah anda tertarik untuk mencoba bercocok tanam menggunakan cara hidroponik?

Bagi pemula, sebaiknya anda mencoba cara bertanam dengan cara dengan menggunakan media botol bekas lebih dahulu. Selain murah, cara ini juga tergolong murah.

×