Bisnis

Pengertian Dan Langkah Serta Cara Menjadi Dropship

Cara Menjadi Dropship, dropshipper adalah, cara kerja dropship

Di era globalisasi, tentu banyak tuntutan untuk menjadi semakin maju. Tak hanya dalam bidang teknologi, kita juga harus berpikiran lebih maju dalam bekerja. Kita harus bisa menentukan pekerjaan yang sesuai dengan kita dan juga pekerjaan apa yang akan bisa memenuhi kebutuhan kita. Namun, dengan begitu banyaknya kebutuhan saat ini, sepertinya bekerja di satu bidang atau hanya mengandalkan gaji sebagai karyawan saja tidak cukup.

Saat ini memang sedang popular suatu pekerjaan yang biasa disebut dengan dropship. Dropship dapat dilakukan siapapun, mulai pelajar, mahasiswa, karyawan atau bahkan ibu rumah tangga. Dropship adalah suatu sistem penjualan dimana seseorang tidak perlu menyetok barang. Yang kemudian di sebut sebagai dropshiper. Dropshiper ini biasanya hanya memasarkan barang dari supplier mereka. Supplier adalah orang yang memiliki barang. Ketika ada orderan masuk, dropshiper akan memberikannya kepada supplier dan supplier akan mengirimkan barang tersebut kepada pelanggan atas nama si dropshiper tersebut.

Baca Juga: 11 Bisnis Modal Kecil Yang Harus Di Coba

Usaha ini terbilang mudah dan minim modal. Karena kitat tidak perlu menyetok. Apakah anda tertarik untuk menjadi dropshipper? Sebelumnya anda perlu mengetahui cara menjadi dropship, seperti berikut ini:

1. Tentukan produk yang ingin dijual

Sebelum anda menjadi dropship, sudah seharusnya anda terlebih dahulu memutuskan produk apa yang akan anda jual. Untuk menentukannya, anda harus menentukan criteria barang yang akan anda jual. Salah satu criteria yang harus anda penuhi adalah jangan terlalu banyak menjual produk yang berbeda – beda. Cukup menjual beberapa produk saja yang tentu paling populer dan banyak dicari. Selain itu, lihat apakah competitor anda sudah cukup banyak? Jika iya, usahakan untuk mencari jenis produk lainnya yang belum banyak kompetitornya.

Baca Juga: Ini Dia 4 Cara Mudah Menambah Followers Tanpa Menambah Following Lewat HP

2. Target pasar

Setelah menentukan produk yang akan anda jual, anda perlu menentukan target pasar anda. Apakah target pasar anda adalah orang dewasa, atau remaja. Tanpa mengetahui target pasar, anda juga nantinya akan kesulitan dalam memasarkan produk anda. Jangan – jangan tidak ada target pasar yang sesuai dengan produk anda.

3. Analisis pesaing

Seperti telah disebutkan sebelumnya bahwa anda perlu mengetahui pesaing (competitor ) anda. Tentu ada competitor yang produknya lebih laku dan laris dibanding dengan penjual lainnya. Tugas anda adalah untuk mempelajari apa saja hal yang membuatnya berbeda dengan penjual lain sehingga produknya bisa menjadi lebih laku dan laris.

4. Cari Supplier

Seperti penjelasan sebelumnya, bahwa supplier adalah orang yang memiliki barang. Maka yang harus anda lakukan jika ingin memula bisnis dropship adalah dengan mencari supplier yang tepat. Yang harus anda perhatikan dalam menentukan supplier yang tepat adalah, apakah supplier tersebut fast response, komunikatif, memiliki harga yang wajar, memiliki komisi yang jelas serta memiliki kualitas barang yang sesuai dengan harga yang ditawarkan.

5. Menetukan harga jual

Setelah mencari dan menentukan supplier yang akan menyuplai produk anda, anda bisa memulai dengan menentukan harga jual. Kebjakan atau peraturan tiap reseller berbeda – beda. Ada beberapa supplier yang menentukan harga jual bagi para reseller dan dropshipernya dan ada yang tidak. Jika supplier telah menentukan harga jual, biasanya anda akan mendapat komisi tersendiri, namun jika tidak anda bisa menambahkan harga jual dari supplier tersebut.

6. Tentukan media yang digunakan

Saat ini sudah banyak platform market place yang memudahkan anda dalam bertaransaksi online. Beberapa market place bahkan memberikan pilihan untuk dropship. Misalnya saja shopee, pada saat check out, anda diberikan pilihan dropship. Itu berarti anda bisa mengirimkan barang kepada pelanggan anda menggunakan nama anda, walaupun anda membeli dari orang lain. Selain menggunakan platform market place, anda juga bisa menggunakan media sosial seperti instagram dan facebook. Namun, keuntungan menggunakan platform marketplace semacam shopee adalah adanya diskon ongkos kirim yang bisa menarik pembeli.

7. Transaksi harus aman

Jika anda seorang dropshiper, jangan sampai anda melakukan talangan untuk membeli barang dari supplier. Jika memang ada orang yang telah mengorder, sebaiknya anda memintanya untuk mentransfer uangnya terlebih dahulu. Setelah itu, anda baru meneruskannya kepada supplier anda. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya pelanggan yang lari atau hit and run. Karena selalu ada resiko penipuan di bisnis online ini. Jika anda bertransaksi melalui marketplace, anda akan merasa lebih aman, karena uang yang ditransfer oleh pembeli akan terlebih dahulu ditahan oleh pihak marketplace dan akan dilepaskan kepada anda ketika barang yang dipesan telah sampai dan diterima oleh pembeli.

8. Kenali Produk anda

Setelah memperoleh supplier, anda harus terlebih dahulu mengenali barang – barang yang anda pasarkan. Cara untuk mempelajari barang – barang tersebut adalah dengan membeli samplenya. Dengan mengetahui samplenya anda akan bisa mengetahui segala informasi tentang produk anda. Tak hanya itu, anda tentu bisa mengetahui kualitas barang yang anda jual sehingga tidak akan terjadi masalah dengan pelanggan di masa depan.

9. Kuat mental

Hal lain yang sangat penting ketika anda menjadi pedagang online terutama dropshiper adalah anda harus memiliki mental yang kuat dalam menghadapi berbagai macam pembeli. Seorang pembeli tentu akan selalu menanyakan terlebih dahulu barang yang akan dibelinya secara detail. Mungkin anda tidak mengetahui beberapa inforasi tentang produk anda dan anda harus menanyakannya terlebih dahulu kepada supplier anda. Hal ini tentu akan memakan waktu, untuk itu anda harus lebih sabar menghadapi ocehan pembeli dan harus tahu cara menangani mereka. Karena bagaimanapun juga pembeli adalah raja.

Demikian adalah 8 cara menjadi dropship yang perlu anda ketahui dan perhatikan agar tidak terjadi hal – hal yang tidak diinginkan.